Menangkap Orang Yang Meracuni Ayahku Si Sang Bandar Bola

Memang menjadi sebagai bandar bola terbesar banyak sekali musuh dari ayahku. Uang memang banyak tapi selalu saja ada yang membuat onar untuk menjatuhkan kami. Semua ini karena persaingan usaha judi mereka, sampai-sampai ayahku diracuni oleh orang tidak dikenal. Akhirnya saya menyuruh preman untuk Menangkap Orang Yang Meracuni Ayahku Si Sang Bandar Bola terbesar dengan bayaran tinggi.

Menangkap Orang Yang Meracuni Ayahku Si Sang Bandar Bola

Menangkap Orang Yang Meracuni Ayahku Si Sang Bandar Bola

Untuk menangkap orang yang meracuni ayahku ini memang agak sulit tapi untungnya penanganan medis orang tuaku cepat dan terselamatkan. Selamatnya ayahku menjadi salah satu sakti dan yang mengetahui sang peracun itu. Sebagai Agen Bola Terpercaya Bonus Besar maka kasus ini tidak bisa diselesaikan dengan pihak berwajib.

Itulah yang membuatku menyewa preman terbaik untuk mencari si peracun itu dengan hidup-hidup. Membayar preman ini memang mahal, tapi kami tidak perduli karena penghasilan usaha Agen Bola Terpercaya Bonus 100 orang tuaku juga sangat besar sekali. Sudah beberapa hari ini ayahku masih dirawat di rumah sakit luar negeri dekat usahanya sebagai Agen Bola Bonus Deposit untuk beristirahat sambil menetralkan racun dari tubuhnya.

Sang Peracun Dilepaskan Oleh Ayahku

Tidak lama dari itu terdengar kabar bahwa sang peracun telah tertangkap dan sedang dibawa dari negara kami ke luar negeri tempatku berada. Rasanya sangat tidak sabar sekali untuk melihat siapa orang yang telah meracuni ayahku itu. Butuh beberapa hari untuk membawa orang itu kesini karena mereka harus menaiki kapal. Sementara usaha Agen Bola Bonus Member Baru ini dijalankan olehku karena ayahku masih belum sembuh dari sakitnya.

Pikirku lebih baik aku yang mengurus si peracun ini karena jika diurus sama ayahku maka pasti itu orang akan dilepaskan nantinya. Kalau dilepas lagi sudah pasti di akan kembali berbuat ulah lagi untuk mengacaukan usaha Situs Bola Bonus 100 kami. Jika orang itu di tanganku sudah kupastikan dia tidak akan lepas lagi untuk kembali ke negara kami. Sesampainya itu orang karena sudah tidak sabar jadi langsung saja kuhajar habis-habisan karena teringat ayahku yang hampir mati dibuatnya. Sialnya ayahku menelepon untuk melepaskannya, karena dia tau orang yang kutangkap itu siapa dan mengenalnya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *